Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Sakit Jantung, Orang Muda pun Bisa Kena

Written By bopuluh on Senin, 11 Februari 2013 | 22.42

KOMPAS.com - "Apa mungkin dokter, saya sakit jantung?" kata seorang pasien ketika saya beritahu bahwa keluhan nyeri yang dirasakannya berkaitan dengan gangguan penyempitan pembuluh darah jantungnya.

"Saya kan masih muda dok, setahu saya hanya orang tua yang dapat kena serangan jantung", ungkap pasien seperti tidak percaya.

Beberapa pasien lain, waktu saya katakan bahwa dia mengalami gangguan jantung, juga mengungkapkan hal yang sama. Ada juga pasien yang masih muda ketika saya rujuk ke ahli syaraf, seperti menolak dan tidak percaya bahwa dia mengalami stroke. Alasan dia hanyalah karena usianya masih muda. Sakit jantung dan stroke adalah "penyakit orang tua" merupakan salah satu bentuk mitos medis yang masih banyak dipercaya masyarakat kita.

Mitos ini barangkali ada kaitannya dengan kenyataan dan pengalaman sehari-hari bahwa kebanyakan pasien serangan jantung dan stroke adalah orang tua. Yang mengalaminya adalah orang tua, nenek, kakek dalam keluarga sendiri.  Atau pun tetangga, yang menjalani operasi pembuluh darah jantung, yang dilarikan ke rumah sakit karena serangan jantung. 

Kita beranggapan bahwa penyakit jantung hanya terjadi pada orang tua  Jadi, kalau Anda masih muda, misalnya diberitahu dokter bahwa Anda kena serangan jantung atau stroke, yang terbayang dalam benak Anda adalah orang tua, kakek-kakek, nenek, atau tetangga yang mengalaminya. Hal ini tentu saja sangat berpengaruh terhadap persepsi Anda tentang penyakit yang Anda derita dan penanganannya.

Penyakit jantung dan stroke memang ada hubungannya dengan risiko umur. Semakin tua Anda,  kemungkinan menderita penyakit ini lebih besar, tetapi tidak berarti bahwa kalau Anda masih muda, akan bebas dari ancamannya.

Umur hanyalah salah satu faktor risiko penyakit ini.  Kolesterol tinggi, diabetes, hipertensi, stress, obesitas, gaya hidup santai, kurang olahraga, merokok adalah faktor risiko lain yang bisa saja Anda sandang. Saya pernah punya pasien dengan keluhan nyeri dada, semua risiko itu Ada padanya. Tetapi, waktu saya beritahu bahwa dia mengalami gangguan jantung, dia seperti masih tidak percaya.

"Ah, dokter, bapak saya memang dulu meninggal karena serangan jantung, tapi itu waktu beliau sudah lanjut. Saya dulu lama mendampingi orang tua saya saat  sakit jantung dok, saya tahu gejalanya, pernah melihat beliau waktu mengalami serangan, saya juga yang mengantar beliau ke Jakarta untuk menjalani operasi by-pass, tapi usia beliau waktu itu sudah lebih 70 Tahun dokter", sambung pasien seolah-olah ingin membantah bahwa dia mengalami penyakit yang sama dengan  orang tuanya itu.

Seperti diketahui, bahwa obesitas, diabetes, stres, merokok sebagai faktor risiko penyakit jantung, relatif dalam usia muda sudah banyak kita temukan sekarang. Anak-anak yang gemuk, obes, dengan perut buncit bukan yang aneh lagi. Lihat saja di sekolah-sekolah, dari SD sampai SMA anak-anak, remaja yang berukuran besar itu cukup menyolok.

Diabetes juga demikian, banyak kasus diabetes tipe 2 yang biasanya baru muncul pada usia dewasa, setelah umur 35 tahun, sekarang pada anak-anak dan remaja juga banyak ditemukan. Anak-anak sekarang juga relatif gaya hidupnya lebih santai, lebih banyak duduk di depan komputer, TV. Anak-anak sekarang cukup bermain di depan komputer dan TV sambil duduk dan makanan cepat saji, minuman kaleng di sampingnya. Generasi kita dulu? Kita bermain di lapangan terbuka yang harus bergerak dan memerlukan energi. Merokok juga demikian, anak-anak sekolah dasar saja sudah banyak yang kecanduan dengan racun itu.

Dengan demikian, karena faktor risiko ini sudah  ada lebih awal, maka tidak heran, kasus penyakit jantung, stroke yang sebelumnya hanya menjadi penyakit orang tua, maka sekarang, kejadian pada usia muda bukanlah hal yang aneh lagi.

Disamping itu, American Heart Association menganjurkan, sebaiknya pada usia 20 tahun seseorang sudah mulai memeriksakan kesehatan jantungnya dan diulang setiap 2 tahun." Mengapa?"  Ternyata, pada sebagian kasus serangan jantung yang terjadi pada usia 40, 50, 60, atau 70 tahun, aterosklerosis yang terjadi sebenarnya sudah dimulai sejak usia remaja, dan dewasa muda.

Jadi, kalau Anda misalnya mengalami serangan jantung pada usia 40 tahun, aterosklerosis itu sudah mulai berkembang sejak Anda remaja, atau umur 20-an. Oleh karena itu, para ahli jantung sekarang sudah mulai mencari benih-benih penyakit jantung  seperti kadar kolesterol, tekanan darah, berat badan, lingkaran perut lebih awal, sehingga tindakan preventif dapat dilakukan lebih cepat.

Jadi, anggapan bahwa sakit jantung, stroke hanya penyakit orang tua sekarang perlu dipertanyakan kembali. Paling tidak, benih-benih faktor risikonya sudah mulai kita tanam lebih awal dengan gaya hidup santai dan makanan tidak sehat. Nah, tidak heran kita juga akan menuainya lebih dini.


22.42 | 0 komentar | Read More

Mitra Kukar Siap Gaji Shevchenko

JAKARTA, KOMPAS.com - Mitra Kukar serius mengejar mantan bintang AC Milan dari Ukraina, Andriy Shevchenko. Bahkan, klub yang berkompetisi di Indonesia Super League (ISL) ini menyatakan siap membayar gaji Sheva, panggilan Shevchenko.

Pemain berumur 36 tahun itu menyatakan pensiun dari sepak bola setelah membela negaranya di Piala Eropa 2012, Juni lalu. Ia juga bergabung dalam Milan Glorie yang bermain melawan All Indonesian Star Legends di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 9 Februari lalu.

Keberadaan Sheva di Indonesia rupanya dimanfaatkan oleh Mitra Kukar. Manajer Mitra Kukar, Roni Fauzan, menawari Sheva untuk bermain lagi dan bergabung dengan klub asal Kalimantan tersebut.

"Kami tertarik kepada Shevchenko. Kami sedang dalam proses negosiasi, tapi kami harus terus mengadakan pembicaraan tentang masalah ekonomi," kata Roni Fauzan seperti dilansir football-italia.net.

"Kami akan sangat suka jika bisa mengontraknya setidaknya untuk 10 pertandingan. Soal gaji, saya yakin kami bisa membayarnya dan membawanya ke sini," tambahnya.


22.42 | 0 komentar | Read More

Ditetapkan, Kriteria Guru yang Dilatih untuk Kurikulum Baru

DEPOK, KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menetapkan para guru calon peserta pelatihan implementasi kurikulum 2013. Para guru tersebut disiapkan menjalani pelatihan agar siap menerapkan kurikulum 2013 sehingga tidak terjadi kebingungan saat mengajar.
 
Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan Musliar Kasim mengatakan bahwa guru yang menjadi sasaran utama untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) adalah guru kelas 1, guru kelas 4 dan guru pendidikan jasmani yang sudah terpilih di masing-masing sekolah sesuai dengan pelaksanaan tahap pertama.

"Nanti akan dibuat satu rombongan belajar. Satu rombongan isinya lima orang guru termasuk kepala sekolah," kata Musliar saat Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan di Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan, Depok, Selasa (12/2/2013).

Sementara untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), yang akan dilatih meliputi kepala sekolah, guru agama, guru pendidikan jasmani, guru seni budaya, guru IPA, guru IPS, guru bahasa Inggris, guru bahasa Indonesia, guru PPKn, guru matematika, dan guru prakarya .

"Mata pelajaran di SMP disederhanakan menjadi 10. Guru yang akan dilatih 11 orang guru untuk kelas VII," jelas Musliar.

Untuk mata pelajaran IPS, sekolah harus memilih salah satu guru yaitu guru sejarah, guru geografi, atau guru ekonomi. Demikian juga halnya untuk mata pelajaran IPA, guru yang dipilih guru biologi atau fisika. Selain guru, pengawas juga mendapat pelatihan untuk kurikulum 2013 ini.

Adapun untuk jenjang sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) jumlah guru yang dilatih minimal sebanyak lima orang termasuk kepala sekolah meliputi guru matematika, guru bahasa Indonesia, guru sejarah, dan guru bimbingan konseling (BK).

Editor :

Caroline Damanik


22.42 | 0 komentar | Read More

Kemsos Perlu Media Atasi 26 Masalah Sosial

Written By bopuluh on Minggu, 10 Februari 2013 | 22.42

Kemsos Perlu Media Atasi 26 Masalah Sosial

Penulis : Agnes Rita Sulistyawaty | Senin, 11 Februari 2013 | 13:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Sosial, Salim Segaf Al Jufri, menilai media memiliki peranan penting dalam mengawal negara. Media mengemban fungsi untuk melakukan pencerahan dan pendidikan bagi publik agar publik tahu, mau dan berpartisipasi dalam berbagai ragam program pembangunan.

"Saat ini ada 26 permasalahan sosial dalam rumpun kebencanaan, ketunaan, kemiskinan, ketelantaran, keterpencilan, dan kekerasan yang menjadi pekerjaan besar untuk diselesaikan. Kementerian Sosial tidak dapat melakukannya sendiri, perlu peran serta semua komponen bangsa, termasuk media massa. Media saat ini menjadi backbone (tulang punggung) dalam praktek bagi terentaskannya permasalahan sosial, dan terwujudnya kabupaten sejahtera yang saat ini menjadi fokus kementerian sosial," katanya dalam keterangan persnya, Senin (11/2/2013).

Dalam peringatan Hari Pers Nasional ini, Mensos mengharapkan media menjadi perekat Kesetiakawanan Sosial Nasional. Dalam 50 tahun terakhir media berperan dalam melakukan transformasi informasi untuk mencerdaskan bangsa.

Saat ini terjadi perubahan paradigma dalam manajemen media ke arah fungsi jurnalisme damai dan jurnalisme makna. Khususnya dalam fungsi transformasi informasi bidang kesejahteraan sosial, porsinya sudah menjadi lebih besar, hal tersebut tentunya patut diapresiasi.

Media membantu memberikan pemahaman kepada publik bahwa kesejahteraan sosial bukan karitatif. Kesejahteraan Sosial mencakup tiga ranah: pelayanan, perlindungan, dan pemberdayaan.


22.42 | 0 komentar | Read More

Pusat Perdagangan Masih Tutup

Imlek di Pontianak

Pusat Perdagangan Masih Tutup

Penulis : Agustinus Handoko | Senin, 11 Februari 2013 | 13:33 WIB

KOMPAS/WISNU WIDIANTORO

Salah satu keluarga berfoto bersama usai bersembahyang di Kelenteng Boen Tek Bio, Pasar Lama, Tangerang, Banten, Minggu (10/2/2013) dini hari. Dari sore selama 24 jam ribuan warga keturunan Tiong Hoa mendatangi kelenteng untuk bersembahyang menyambut Tahun Baru Imlek.

TERKAIT:

PONTIANAK, KOMPAS.com - Sebagian tempat usaha di sejumlah pusat perdagangan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, masih tutup pada Senin (11/2/2013).

Kegiatan ekonomi belum berjalan normal, karena sebagian pelaku usaha masih libur tahun baru Imlek 2564. Pusat perdagangan Kota Pontianak tersebar di sejumlah titik, antara lain Jalan Gajah Mada, Jalan Diponegoro, Jalan Nusa Indah, dan Jalan Sisingamangaraja.

Sebagian tempat usaha sudah lebur sejak Sabtu atau sehari sebelum tahun baru Imlek, tetapi sebagian lainnya baru mulai libur pada Minggu kemarin.

Ketua Vihara Bodhisatva Karaniya Metta Pontianak, Lim Kuang Hie, menjelaskan dalam dua hingga tiga hari setelah tahun baru Imlek, warga Tionghoa umumnya masih saling berkunjung ke tempat kerabat.

"Biasanya didahului dengan berdoa di kelenteng atau vihara pada malam tahun baru atau pada hari pertama tahun baru," kata Lim. Tiga etnis di Kalbar yakni Dayak, Melayu, dan Tionghoa adalah etnis dengan populasi penduduk yang besar.


22.42 | 0 komentar | Read More

Saat Sprindik Bocor, Bambang Tak di Indonesia

Saat Sprindik Bocor, Bambang Tak di Indonesia

Penulis : Icha Rastika | Senin, 11 Februari 2013 | 13:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto mengungkapkan, pihaknya tengah fokus mengusut bocornya dokumen semacam surat perintah penyidikan (sprindik) atas nama Anas Urbaningrum. Menurut Bambang, diduga ada oknum dalam KPK, baik itu di level pimpinan atau level staf, yang membocorkan dokumen tersebut.

"Jika benar bocornya sprindik, itu mengindikasikan bahwa di dalam KPK, apakah di level pimpinan atau staf, telah ada pembocor dokumen," kata Bambang melalui pesan singkat yang diterima wartawan, Senin (11/2/2013).

Bambang sendiri mengaku tidak sedang berada di kantor saat dokumen itu dimuat media pada Jumat (8/2/2013) pekan lalu.

"Saya tidak berada di Indonesia sejak Selasa (5/2/2013) malam dan baru masuk kantor lagi Senin hari ini," ujar Bambang.

Saat ini, lanjutnya, KPK tengah mengumpulkan semua informasi dalam menelusuri oknum yang diduga membocorkan dokumen tersebut. Pembocoran dokumen ini, kata Bambang, bisa masuk pelanggaran kode etik. Bahkan, pembocor dokumen bisa juga dikenakan pasal pidana jika memang terdapat unsur kesengajaan untuk menghambat penyelidikan atau penyidikan di KPK. Bambang pun berharap permasalahan ini segera selesai.

Dokumen tersebut, katanya, harus diteliti lebih jauh apakah palsu atau asli. Bisa saja, lanjut Bambang, dokumen itu digunakan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab atas proses hukum yang akuntabel.

"Semoga media waspada atas hal seperti ini," tambahnya.

Sementara itu, Juru Bicara KPK Johan Budi mengungkapkan, jika memang berasal dari KPK, menurut Johan, dokumen itu baru sebatas draf yang harus ditandatangani semua pimpinan. Jika semua pimpinan menandatanganinya, barulah dokumen draf sprindik tersebut bisa disebut sprindik.

Editor :

Inggried Dwi Wedhaswary


22.42 | 0 komentar | Read More

Kader Demokrat Sumsel Minta KPK Perjelas Status Anas

Written By bopuluh on Sabtu, 09 Februari 2013 | 22.42

Kisruh Demokrat

Kader Demokrat Sumsel Minta KPK Perjelas Status Anas

Penulis : Irene Sarwindaningrum | Minggu, 10 Februari 2013 | 13:27 WIB

KRISTIANTO PURNOMO

Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum

TERKAIT:

PALEMBANG, KOMPAS.com - Ketua Majelis Pertimbangan Daerah Partai Demokrat (Sumatera Selatan, A Djauhari, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempercepat penyelidikan korupsi Hambalang dan memperjelas status Anas Urbaningrum. Belum pastinya status Anas saat ini, menjadi sumber kegelisahan para kader Demokrat di daerah.

"Kalau Mas Anas memang tak bersalah, segeralah KPK umumkan. Kami akan yang pertama membela Mas Anas dan mempertahankannya sebagai Ketua Umum. Tapi kalau memang bersalah, segeralah pula KPK umumkan," katanya di Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (10/2/2013).

Djauhari yang juga Ketua DPRD Provinsi Sumsel itu menilai, belum jelasnya status Anas membuat para kader Demokrat gelisah. Hal ini juga memicu keterbelahan dalam partai. Keterbelahan antara pendukung Anas dengan pendukung keputusan SBY muncul, menyusul keputusan SBY untuk mengambilalih Partai Demokrat dan menyarankan Anas sebagai Ketua Umum Partai Demokrat untuk fokus pada permasalahan hukum yang membayanginya.

Djauhari menyatakan mendukung keputusan SBY terhadap Partai Demokrat, sebagai langkah guna membersihkan nama baik Partai Demokrat dan meningkatkan elektabilitas partai. "Ketegasan SBY ini sudah lama kami tunggu," ucapnya.

Sejauh ini, kata Djauhari, Demokrat Sumsel belum menentukan langkah lanjutan terkait keputusan SBY. Namun, Djauhari memastikan seluruh kader Demokrat di Sumsel secara bulat mendukung keputusan SBY sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat.


22.42 | 0 komentar | Read More

Dituduh Menyontek, Menteri Jerman Mundur

Menteri Pendidikan Jerman Annette Schavan mundur setelah gelar doktornya dari sebuah universitas dicabut karena tuduhan menjiplak.

Universitas Heinrich Heine yang terletak di kota Duesseldorf memutuskan mencabut gelar tersebut setelah mengkaji kasus ini selama beberapa waktu.

Meski memilih meninggalkan posnya, teman baik Kanselir Angela Merkel ini mengatakan akan terus menggugat putusan universitas tersebut.

Dalam suratnya kepada Kanselir Merkel, Schavan mengatakan keputusannya didasarkan pada 'kepentingan bangsa' dibandingkan kepentingan pribadinya.

"Saya saya hari ini adalah saat yang tepat untuk meninggalkan pos kementerian dan berkonsentrasi pada kewajiban saya selaku anggota parlemen," kata perempuan 57 tahun ini.

"Saya tidak akan menerima putusan universitas tersebut dan akan membuat gugatan hukum. Saya tidak pernah menyontek atau menjiplak. Tudingan ini sangat berat."

"(Kepentingan utama) adalah bangsa, kemudian partai, baru saya sendiri," kata Schavan mengutip kalimat yang pernah dilontarkan mantan Perdana Menteri Negara Jerman Erwin Teufel.

Kritik pedas

Tahun 2011 Menteri Pertahanan Karl-Theodor zu Guttenberg juga mundur setelah muncul tuduhan tesisnya hasil contekan.

Universitas Dusseldorf memutuskan mengkaji kembali tesis doktoral Schavan yang dibuat tahun 1980 setelah seorang blogger tanpa nama jelas, menyebut tentang tuduhan mencontoh karya orang lain.

Temuan komisi yang dibentuk universitas itu menyebut bahwa Schavan telah "dengan sistematis dan sadar" menjiplak sebagian isi tesisnya yang berjudul "Manusia dan Hati Nurani".

Karena itu kemudian universitas tersebut menyatakan gelar doktornya tidak sah dan mencabutnya dari nama Schavan, kata Kepala Fakultas Bruno Bleckmann putusan ini didasarkan pada "pemungutan suara rahasia, 12 suara setuju dua menolak, satu abstain".

Saat skandal tuduhan plagiat merebak terhadap mantan Menhan Guttenberg, adalah Schavan yang turut menyatakan kritik pedasnya.

"Sebagai pemegang gelar doktor yang sudah dianugerahkan 31 tahun lalu dan telah mengawasi sejumlah kandidat doktor, saya malu dan bukan cuma malu di tempat tertutup," komentar Schavan saat itu pada koran setempat.

Menurut pengamat pengunduran diri ini akan sangat memalukan bagi Kanselir Merkel.


22.42 | 0 komentar | Read More

Naik Satu Mobil Beramai-ramai, Dapat Parkir Gratis

LOS ANGELES, KOMPAS.com -- Dimulai pada Grammy Awards 2008 atau ke-50, National Academy of Recording Arts and Sciences (NARAS) terus berusaha menyelenggarakan Grammy Awards dengan lebih ramah lingkungan sampai sekarang.

NARAS bekerja sama dengan National Resources Defence Council (NRDC) berusaha mengurangi dampak tak ramah lingkungan hidup berkait dengan penyelenggaraan Grammy Awards 2013 atau ke-55, yang akan digelar di Staples Center, Los Angeles (California, AS), Minggu (10/2/2013) malam waktu setempat atau Senin (11/2/2013) pagi WIB.

Salah satu wujud komitmen berkesinambungan untuk menerapkan praktik-praktik ekologis yang cerdas, seluruh produksi dari siaran langsung Grammy Awards 2013 dan upacara sebelum penayangan langsung itu akan ditunjang energi terbarukan 100 persen yang dibeli melalui Los Angeles Department of Water & Power.

NARAS akan pula mendaur ulang botol, kaleng, gelas, minyak untuk memasak, dan gabus yang digunakan dalam acara-acara resmi yang berkait dengan Grammy Awards 2013, termasuk pesta setelah pergelaran penganugerahan penghargaan tersebut. Makanan dan minuman yang tersisa dari perhelatan itu dan tetap layak dikonsumsi akan disumbang ke organisasi-organisasi yang membutuhkan, termasuk Upward Bound House, yang menyediakan rumah untuk keluarga miskin yang punya anak.

NARAS, bekerja sama dengan Ride Amigos, juga menjadi sponsor sebuah program menumpang mobil beramai-ramai (satu mobil berisi lebih dari dua orang, termasuk pengemudi, tapi tak lebih dari kapasitas mobil), bagai  menumpang mobil omprengan, ke dan dari tempat perhelatan tersebut. Layanan itu bertujuan membantu mereka yang akan hadir di Grammy Awards 2013 untuk bersikap lebih ramah terhadap lingkungan hidup dengan cara mengurangi kemacetan (yang berarti juga mengurangi pemakaian bahan bakar dan mengurangi polusi) serta menghemat uang selama perjalanan ke dan dari tempat perhelatan tersebut. Tahun ini, 100 mobil  pertama yang mendaftar melalui situs-situs terkait akan diberi fasilitas parkir gratis.


22.42 | 0 komentar | Read More

Kampanye, Tatang Pulang Kampung ke Singaparna

Written By bopuluh on Jumat, 08 Februari 2013 | 22.42

Kampanye, Tatang "Pulang Kampung" ke Singaparna

Penulis : Kontributor Ciamis, Irwan Nugraha | Sabtu, 9 Februari 2013 | 13:20 WIB

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Calon Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut dua Tatang Farhanul Hakim, pada Minggu (10/2/2013) besok akan menggelar kampanye di wilayah Jawa Barat Selatan, tepatnya di kampung halamannya, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.

"Pak Tatang akan berkampanye di Kabupaten Tasikmalaya besok. Soalnya kan wilayah Jawa Barat Selatan dibagi lima daerah, yaitu kabupaten/kota Tasikmalaya, Ciamis, Banjar dan Garut," terang salah seorang tim sukses Yance-Tatang, sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tasikmalay Dede T Widarsih, melalui sambungan telepon, Sabtu (9/2/2013).

Dede mengatakan, Tatang dijadwalkan akan berkunjung ke Pasar Singaparna pada pagi hari, kemudian dilanjutkan akan bertemu tokoh masyarakat di Mangunreja dan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya. "Sampai tengah malam besok, Tatang akan berkampanye di Tasikmalaya. Soalnya, waktu kampanye kan sampai tengah malam," terang Dede.

Dede berharap dengan kampanye Tatang di Tasikmalaya, akan mampu mendongkrak suara di kampung halaman sendiri. Terlebih, Tatang yang juga mantan Bupati Tasikmalaya itu telah dikenal oleh masyarakat Tasik.

"Sengaja ini mengingatkan kembali masyarakat ke pak Tatang. Jadi, kampanye dilaksanakan di Tasik dulu," ungkap Dede.

Calon wakil gubernur Tatang berpasangan dengan calon gubernur Irianto MS Syafiuddin alias Yance yang diusung Partai Golkar. Pasangan Yance-Tatang bernomor urut dua dalam perhelatan pemilihan gubernur Jawa Barat tahun 2013. 

Editor :

Glori K. Wadrianto


22.42 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger