Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

KOMPAS.com

Written By bopuluh on Jumat, 04 Oktober 2013 | 23.42

KOMPAS.comKOMPAS.comVettel Lagi-lagi Tercepat pada Sesi KualifikasiVaksinasi Rabies, Sayangi Hewan Lindungi ManusiaMegawati Sarankan Jokowi Hijaukan DKI dengan BeringinSalam Cinta Indonesia dari LovinaDianggap Teman atau Kekasih?Tjahjo: Ada Skenario Politik di Balik Penangkapan Ketua MKUjian Nasional Tak Bisa Tentukan Kualitas SiswaKetua KPK: Dunia Serasa Akan RuntuhJahe dan Bawang Putih untuk Melangsingkan?Antre Sejak Dini Hari Demi Voucher H&M Sejuta RupiahAkil Ditangkap, PKB Hitung Calon Kepala Daerah yang Dirugikan MKTiga Warga Medan Tewas TerpanggangHUT Ke-68 TNI, Aremania Bentangkan Merah Putih RaksasaWarga Kreatif di Kota KreatifMarquez Tak Ingin Kena Penalti

http://www.kompas.com/ News and Service Sat, 05 Oct 2013 13:41:43 +0700 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1331525/Vettel.Lagi.lagi.Tercepat.pada.Sesi.Kualifikasi Sat, 05 Oct 2013 13:31:52 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/05/1320272vettel-0610p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sebastan Vettel kembali jadi penguasa sesi kualifikasi. Pebalap Jerman ini meraih pole position GP Korea setelah mencatat waktu tercepat pada sesi kualifikasi, Sabtu (6/10/2013). <a href="http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1331525/Vettel.Lagi.lagi.Tercepat.pada.Sesi.Kualifikasi">[...]</a> http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1331525/Vettel.Lagi-lagi.Tercepat.pada.Sesi.Kualifikasi http://health.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1323468/Vaksinasi.Rabies.Sayangi.Hewan.Lindungi.Manusia Sat, 05 Oct 2013 13:23:46 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/11/1042073-anjing-peliharaan-p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Hewan yang berpotensi terserang rabies sebaiknya diberi suntikan segera setelah lahir. Hal ini dikarenakan virus rabies bisa segera menyerang tanpa memandang umur hewan. Vaksinasi pada hewan juga melindungi jiwa si pemeliharanya. <a href="http://health.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1323468/Vaksinasi.Rabies.Sayangi.Hewan.Lindungi.Manusia">[...]</a> http://health.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1323468/Vaksinasi.Rabies.Sayangi.Hewan.Lindungi.Manusia http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1310295/Megawati.Sarankan.Jokowi.Hijaukan.DKI.dengan.Beringin Sat, 05 Oct 2013 13:10:29 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/07/183622520130907-152737-resizedp.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengunjungi Waduk Pluit bersama Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri menggunakan Alphard hitam milik Megawati. Dalam kunjungan mendadak tersebut, Megawati menyarankan kepada Jokowi agar segera menghijaukan J <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1310295/Megawati.Sarankan.Jokowi.Hijaukan.DKI.dengan.Beringin">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1310295/Megawati.Sarankan.Jokowi.Hijaukan.DKI.dengan.Beringin http://travel.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1309201/Salam.Cinta.Indonesia.dari.Lovina Sat, 05 Oct 2013 13:09:20 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/05/1304349pantai-lovinaap.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Semilir angin ditingkahi debur ombak menyambut kedatangan kami di Pantai Lovina, Desa Kalibukbuk, Kabupaten Buleleng, Bali. <a href="http://travel.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1309201/Salam.Cinta.Indonesia.dari.Lovina">[...]</a> http://travel.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1309201/Salam.Cinta.Indonesia.dari.Lovina http://female.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1306509/Dianggap.Teman.atau.Kekasih. Sat, 05 Oct 2013 13:06:50 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/05/1216083shutterstock-61411084p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Daripada sibuk bertanya-tanya dalam hati, perhatikan 5 hal berikut untuk mengetahui apakah Anda kekasihnya atau bukan. <a href="http://female.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1306509/Dianggap.Teman.atau.Kekasih.">[...]</a> http://female.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1306509/Dianggap.Teman.atau.Kekasih. http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1259246/Tjahjo.Ada.Skenario.Politik.di.Balik.Penangkapan.Ketua.MK Sat, 05 Oct 2013 12:59:24 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/05/1804083-konpers-pdip-p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">“Ada hal yang menarik. Terkait kasus ketua MK Akil Mochtar, tiba-tiba Presiden mengucapkan terima kasih kepada KPK yang telah menangkap Akil. (Jadi), ada skenario untuk mendelegitimasi MK,� <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1259246/Tjahjo.Ada.Skenario.Politik.di.Balik.Penangkapan.Ketua.MK">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1259246/Tjahjo.Ada.Skenario.Politik.di.Balik.Penangkapan.Ketua.MK http://edukasi.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1252221/Ujian.Nasional.Tak.Bisa.Tentukan.Kualitas.Siswa Sat, 05 Oct 2013 12:52:22 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/24/1654308IMG01314-20130924-1304p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pelaksanaan ujian nasional dinilai tidak dapat menjadi penentu kualitas hasil belajar siswa selama menempuh pendidikan di sekolah. Sayangnya, pemerintah justru menjadikan ujian nasional sebagai alat ukur keberhasilan pendidikan. <a href="http://edukasi.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1252221/Ujian.Nasional.Tak.Bisa.Tentukan.Kualitas.Siswa">[...]</a> http://edukasi.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1252221/Ujian.Nasional.Tak.Bisa.Tentukan.Kualitas.Siswa http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1248346/Ketua.KPK.Dunia.Serasa.Akan.Runtuh Sat, 05 Oct 2013 12:48:34 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/04/0100097AkilMochtarDitangkapKPK141380816853-previewp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad menyadari praktik korupsi di Indonesia sudah teramat parah. Abraham bahkan mengatakan dunia serasa akan runtuh ketika KPK mengetahui Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar turut terlibat permainan uang itu. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1248346/Ketua.KPK.Dunia.Serasa.Akan.Runtuh">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1248346/Ketua.KPK.Dunia.Serasa.Akan.Runtuh http://health.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1248320/Jahe.dan.Bawang.Putih.untuk.Melangsingkan. Sat, 05 Oct 2013 12:48:32 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/06/1838486-bawang-putih-bawang-p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Jahe dan bawang putih mengandung bahan aktif yang banyak bermanfaat untuk kesehatan, namun belum ada penelitian jahe dan bawang putih bisa melangsingkan tubuh. <a href="http://health.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1248320/Jahe.dan.Bawang.Putih.untuk.Melangsingkan.">[...]</a> http://health.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1248320/Jahe.dan.Bawang.Putih.untuk.Melangsingkan. http://female.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1246523/Antre.Sejak.Dini.Hari.Demi.Voucher.H.M.Sejuta.Rupiah Sat, 05 Oct 2013 12:46:52 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/05/124505020131005-103503-resizedp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Demi mendapatkan voucher senilai satu juta rupiah pada pembukaan toko pertama H&M di Mal Gandaria City, Jakarta, Suyadi rela antre sejak pukul 1 dini hari. <a href="http://female.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1246523/Antre.Sejak.Dini.Hari.Demi.Voucher.H.M.Sejuta.Rupiah">[...]</a> http://female.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1246523/Antre.Sejak.Dini.Hari.Demi.Voucher.H.M.Sejuta.Rupiah http://regional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1241579/Akil.Ditangkap.PKB.Hitung.Calon.Kepala.Daerah.yang.Dirugikan.MK Sat, 05 Oct 2013 12:41:57 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/05/1210358cakiminp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pasca-penangkapan Ketua MK Akil Mochtar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar mengaku tengah menghitung kemungkinan para calon kepala daerah dari partainya yang dirugikan oleh putusan MK di bawah Akil Mo <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1241579/Akil.Ditangkap.PKB.Hitung.Calon.Kepala.Daerah.yang.Dirugikan.MK">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1241579/Akil.Ditangkap.PKB.Hitung.Calon.Kepala.Daerah.yang.Dirugikan.MK http://regional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1231355/Tiga.Warga.Medan.Tewas.Terpanggang Sat, 05 Oct 2013 12:31:35 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/08/20/0949161aakebakaranp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tiga warga Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan Tegal Sari 2, Kota Medan, Sumatera Utara, tewas terbakar pada Sabtu (5/10/2013) dini hari. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1231355/Tiga.Warga.Medan.Tewas.Terpanggang">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1231355/Tiga.Warga.Medan.Tewas.Terpanggang http://regional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1226320/HUT.Ke.68.TNI.Aremania.Bentangkan.Merah.Putih.Raksasa. Sat, 05 Oct 2013 12:26:32 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/05/1118109AremaniadanTNIp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Suporter tim Arema Malang, Aremania dan anggota TNI membentangkan bendera merah putih raksasa saat upacara HUT TNI ke-68 di lapangan Rampal, Kota Malang, Sabtu (5/10/2013). Acara tersebut dihadiri ratusan Aremania dan ribuan warga Malang. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1226320/HUT.Ke.68.TNI.Aremania.Bentangkan.Merah.Putih.Raksasa.">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1226320/HUT.Ke-68.TNI.Aremania.Bentangkan.Merah.Putih.Raksasa. http://travel.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1224290/Warga.Kreatif.di.Kota.Kreatif Sat, 05 Oct 2013 12:24:29 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/04/1301172aduk-adonanp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sepanjang awal pekan ini, Tim Ekspedisi Sabang-Merauke menjelajah Jawa dan Bali, meninggalkan Pulau Sumatera. <a href="http://travel.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1224290/Warga.Kreatif.di.Kota.Kreatif">[...]</a> http://travel.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1224290/Warga.Kreatif.di.Kota.Kreatif http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1215356/Marquez.Tak.Ingin.Kena.Penalti Sat, 05 Oct 2013 12:15:35 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/05/1202592marquez-0510p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Marc Marquez mengaku sempat terkejut dengan keputusan Race Direction untuk menyelidiki insiden yang melibatkan dua pebalap Honda, dia dan Dani Pedrosa. <a href="http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1215356/Marquez.Tak.Ingin.Kena.Penalti">[...]</a> http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1215356/Marquez.Tak.Ingin.Kena.Penalti

KOMPAS.comKOMPAS.comVettel Lagi-lagi Tercepat pada Sesi KualifikasiVaksinasi Rabies, Sayangi Hewan Lindungi ManusiaMegawati Sarankan Jokowi Hijaukan DKI dengan BeringinSalam Cinta Indonesia dari LovinaDianggap Teman atau Kekasih?Tjahjo: Ada Skenario Politik di Balik Penangkapan Ketua MKUjian Nasional Tak Bisa Tentukan Kualitas SiswaKetua KPK: Dunia Serasa Akan RuntuhJahe dan Bawang Putih untuk Melangsingkan?Antre Sejak Dini Hari Demi Voucher H&M Sejuta RupiahAkil Ditangkap, PKB Hitung Calon Kepala Daerah yang Dirugikan MKTiga Warga Medan Tewas TerpanggangHUT Ke-68 TNI, Aremania Bentangkan Merah Putih RaksasaWarga Kreatif di Kota KreatifMarquez Tak Ingin Kena Penalti

http://www.kompas.com/ News and Service Sat, 05 Oct 2013 13:41:43 +0700 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1331525/Vettel.Lagi.lagi.Tercepat.pada.Sesi.Kualifikasi Sat, 05 Oct 2013 13:31:52 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/05/1320272vettel-0610p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sebastan Vettel kembali jadi penguasa sesi kualifikasi. Pebalap Jerman ini meraih pole position GP Korea setelah mencatat waktu tercepat pada sesi kualifikasi, Sabtu (6/10/2013). <a href="http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1331525/Vettel.Lagi.lagi.Tercepat.pada.Sesi.Kualifikasi">[...]</a> http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1331525/Vettel.Lagi-lagi.Tercepat.pada.Sesi.Kualifikasi http://health.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1323468/Vaksinasi.Rabies.Sayangi.Hewan.Lindungi.Manusia Sat, 05 Oct 2013 13:23:46 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/11/1042073-anjing-peliharaan-p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Hewan yang berpotensi terserang rabies sebaiknya diberi suntikan segera setelah lahir. Hal ini dikarenakan virus rabies bisa segera menyerang tanpa memandang umur hewan. Vaksinasi pada hewan juga melindungi jiwa si pemeliharanya. <a href="http://health.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1323468/Vaksinasi.Rabies.Sayangi.Hewan.Lindungi.Manusia">[...]</a> http://health.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1323468/Vaksinasi.Rabies.Sayangi.Hewan.Lindungi.Manusia http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1310295/Megawati.Sarankan.Jokowi.Hijaukan.DKI.dengan.Beringin Sat, 05 Oct 2013 13:10:29 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/07/183622520130907-152737-resizedp.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengunjungi Waduk Pluit bersama Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri menggunakan Alphard hitam milik Megawati. Dalam kunjungan mendadak tersebut, Megawati menyarankan kepada Jokowi agar segera menghijaukan J <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1310295/Megawati.Sarankan.Jokowi.Hijaukan.DKI.dengan.Beringin">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1310295/Megawati.Sarankan.Jokowi.Hijaukan.DKI.dengan.Beringin http://travel.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1309201/Salam.Cinta.Indonesia.dari.Lovina Sat, 05 Oct 2013 13:09:20 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/05/1304349pantai-lovinaap.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Semilir angin ditingkahi debur ombak menyambut kedatangan kami di Pantai Lovina, Desa Kalibukbuk, Kabupaten Buleleng, Bali. <a href="http://travel.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1309201/Salam.Cinta.Indonesia.dari.Lovina">[...]</a> http://travel.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1309201/Salam.Cinta.Indonesia.dari.Lovina http://female.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1306509/Dianggap.Teman.atau.Kekasih. Sat, 05 Oct 2013 13:06:50 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/05/1216083shutterstock-61411084p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Daripada sibuk bertanya-tanya dalam hati, perhatikan 5 hal berikut untuk mengetahui apakah Anda kekasihnya atau bukan. <a href="http://female.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1306509/Dianggap.Teman.atau.Kekasih.">[...]</a> http://female.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1306509/Dianggap.Teman.atau.Kekasih. http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1259246/Tjahjo.Ada.Skenario.Politik.di.Balik.Penangkapan.Ketua.MK Sat, 05 Oct 2013 12:59:24 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/05/1804083-konpers-pdip-p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">“Ada hal yang menarik. Terkait kasus ketua MK Akil Mochtar, tiba-tiba Presiden mengucapkan terima kasih kepada KPK yang telah menangkap Akil. (Jadi), ada skenario untuk mendelegitimasi MK,� <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1259246/Tjahjo.Ada.Skenario.Politik.di.Balik.Penangkapan.Ketua.MK">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1259246/Tjahjo.Ada.Skenario.Politik.di.Balik.Penangkapan.Ketua.MK http://edukasi.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1252221/Ujian.Nasional.Tak.Bisa.Tentukan.Kualitas.Siswa Sat, 05 Oct 2013 12:52:22 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/24/1654308IMG01314-20130924-1304p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pelaksanaan ujian nasional dinilai tidak dapat menjadi penentu kualitas hasil belajar siswa selama menempuh pendidikan di sekolah. Sayangnya, pemerintah justru menjadikan ujian nasional sebagai alat ukur keberhasilan pendidikan. <a href="http://edukasi.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1252221/Ujian.Nasional.Tak.Bisa.Tentukan.Kualitas.Siswa">[...]</a> http://edukasi.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1252221/Ujian.Nasional.Tak.Bisa.Tentukan.Kualitas.Siswa http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1248346/Ketua.KPK.Dunia.Serasa.Akan.Runtuh Sat, 05 Oct 2013 12:48:34 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/04/0100097AkilMochtarDitangkapKPK141380816853-previewp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad menyadari praktik korupsi di Indonesia sudah teramat parah. Abraham bahkan mengatakan dunia serasa akan runtuh ketika KPK mengetahui Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar turut terlibat permainan uang itu. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1248346/Ketua.KPK.Dunia.Serasa.Akan.Runtuh">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1248346/Ketua.KPK.Dunia.Serasa.Akan.Runtuh http://health.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1248320/Jahe.dan.Bawang.Putih.untuk.Melangsingkan. Sat, 05 Oct 2013 12:48:32 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/06/1838486-bawang-putih-bawang-p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Jahe dan bawang putih mengandung bahan aktif yang banyak bermanfaat untuk kesehatan, namun belum ada penelitian jahe dan bawang putih bisa melangsingkan tubuh. <a href="http://health.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1248320/Jahe.dan.Bawang.Putih.untuk.Melangsingkan.">[...]</a> http://health.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1248320/Jahe.dan.Bawang.Putih.untuk.Melangsingkan. http://female.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1246523/Antre.Sejak.Dini.Hari.Demi.Voucher.H.M.Sejuta.Rupiah Sat, 05 Oct 2013 12:46:52 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/05/124505020131005-103503-resizedp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Demi mendapatkan voucher senilai satu juta rupiah pada pembukaan toko pertama H&M di Mal Gandaria City, Jakarta, Suyadi rela antre sejak pukul 1 dini hari. <a href="http://female.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1246523/Antre.Sejak.Dini.Hari.Demi.Voucher.H.M.Sejuta.Rupiah">[...]</a> http://female.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1246523/Antre.Sejak.Dini.Hari.Demi.Voucher.H.M.Sejuta.Rupiah http://regional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1241579/Akil.Ditangkap.PKB.Hitung.Calon.Kepala.Daerah.yang.Dirugikan.MK Sat, 05 Oct 2013 12:41:57 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/05/1210358cakiminp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pasca-penangkapan Ketua MK Akil Mochtar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar mengaku tengah menghitung kemungkinan para calon kepala daerah dari partainya yang dirugikan oleh putusan MK di bawah Akil Mo <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1241579/Akil.Ditangkap.PKB.Hitung.Calon.Kepala.Daerah.yang.Dirugikan.MK">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1241579/Akil.Ditangkap.PKB.Hitung.Calon.Kepala.Daerah.yang.Dirugikan.MK http://regional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1231355/Tiga.Warga.Medan.Tewas.Terpanggang Sat, 05 Oct 2013 12:31:35 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/08/20/0949161aakebakaranp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tiga warga Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan Tegal Sari 2, Kota Medan, Sumatera Utara, tewas terbakar pada Sabtu (5/10/2013) dini hari. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1231355/Tiga.Warga.Medan.Tewas.Terpanggang">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1231355/Tiga.Warga.Medan.Tewas.Terpanggang http://regional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1226320/HUT.Ke.68.TNI.Aremania.Bentangkan.Merah.Putih.Raksasa. Sat, 05 Oct 2013 12:26:32 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/05/1118109AremaniadanTNIp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Suporter tim Arema Malang, Aremania dan anggota TNI membentangkan bendera merah putih raksasa saat upacara HUT TNI ke-68 di lapangan Rampal, Kota Malang, Sabtu (5/10/2013). Acara tersebut dihadiri ratusan Aremania dan ribuan warga Malang. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1226320/HUT.Ke.68.TNI.Aremania.Bentangkan.Merah.Putih.Raksasa.">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1226320/HUT.Ke-68.TNI.Aremania.Bentangkan.Merah.Putih.Raksasa. http://travel.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1224290/Warga.Kreatif.di.Kota.Kreatif Sat, 05 Oct 2013 12:24:29 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/04/1301172aduk-adonanp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sepanjang awal pekan ini, Tim Ekspedisi Sabang-Merauke menjelajah Jawa dan Bali, meninggalkan Pulau Sumatera. <a href="http://travel.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1224290/Warga.Kreatif.di.Kota.Kreatif">[...]</a> http://travel.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1224290/Warga.Kreatif.di.Kota.Kreatif http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1215356/Marquez.Tak.Ingin.Kena.Penalti Sat, 05 Oct 2013 12:15:35 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/05/1202592marquez-0510p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Marc Marquez mengaku sempat terkejut dengan keputusan Race Direction untuk menyelidiki insiden yang melibatkan dua pebalap Honda, dia dan Dani Pedrosa. <a href="http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1215356/Marquez.Tak.Ingin.Kena.Penalti">[...]</a> http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1215356/Marquez.Tak.Ingin.Kena.Penalti


23.42 | 0 komentar | Read More

Akhir Pekan ini, Ajak Si Kecil Lari Bersama

Written By bopuluh on Kamis, 03 Oktober 2013 | 23.42

Olahraga bersama dengan keluarga akan memberikan banyak manfaat, yaitu kalori terbakar, jantung lebih sehat, dan rasanya jauh lebih menyenangkan. Lakukan pada hari Minggu agar waktunya bisa lebih leluasa. Berikut tiga panduan yang berguna :

Belikan si kecil sepatu khusus untuk berolahraga

Jelaskan pada buah hati bahwa ia perlu memakai sepatu khusus untuk berlari atau berjalan. Juga, mengapa tidak boleh memakai sembarang sepatu untuk kegiatan olahraga. Mengingat akan berolahraga di luar ruangan, sebaiknya sediakan juga topi anak agar terhindar dari panas.

Diskusikan rute jalanan kaki bersamanya

Ajukan beberapa pilihan lokasi, lalu biarkan anak menentukan mana yang paling diminati. Misalnya, di komplek rumah, di taman nasional , di gelanggang olahraga, atau di jalan protokol yang ditutup untuk aktivitas olahraga. Dengan begini, antusiasme anak akan terbangun sejak awal.

Jangan lupakan pemanasan

Meski latihan yang akan dilakukan bersama mereka lebih bersifat fun, tahapan ini wajib dilakukan untuk menghindarkan mereka dari cedera. Sambil meliuk-liukan tubuh, beri mereka pengertian ringan tentang pentingnya pemanasa.

Siapkan air minum

Sebelum mulai berlatih pastikan anak telah minum cukup air putih. Jangan lupa membawa sebotol air minum selama perjalanan. Ini akan mencegah anak merasa mual, sakit kepala, atau kehausan di tengah latihan.

Sumber :

Editor :

D. Syafrina Syaaf


23.42 | 0 komentar | Read More

Feri, Kendali Utama di Indonesia Timur

MATARAM, KOMPAS — Dari Kuta, Bali, kami melanjutkan perjalanan menuju Sumbawa Besar, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Kamis (3/10/2013). Tim Ekspedisi Sabang-Merauke: Kota dan Jejak Peradaban harian Kompas melaju ke Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, untuk menyeberang ke Pelabuhan Lembar, Lombok.

Kami sungguh beruntung. Feri Muryati yang telah berisi truk barang, mobil penumpang, dan penumpang siap berangkat di dermaga 2. Petugas menutup palka kapal begitu dua mobil kami bersama tiga mobil penumpang lainnya masuk. Peluit kapal dibunyikan yang menandakan kapal siap berlayar.

Feri penyeberangan ibarat jantung bagi distribusi barang dan orang di kawasan timur Indonesia. Tanpa pelayanan PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) dan operator swasta seperti PT Pewete Bahtera Kencana dan PT Dharma Lautan di bawah kendali Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan, tentu mobilitas rakyat terhambat.

Dari Banyuwangi, Jawa Timur, ke Flores, Nusa Tenggara Timur, kita harus empat kali menyeberangi lautan. Mulai Pelabuhan Ketapang (Jatim)-Gilimanuk (Bali), lalu Padangbai (Bali)- Lembar (Lombok/NTB), Kayangan (Lombok/NTB)-Pototano (Sumbawa/NTB), dan Sape (Sumbawa/NTB)-Labuan Bajo (Flores/NTT). Jalur penyeberangan terdekat adalah Ketapang-Gilimanuk, sekitar 45 menit. Adapun jalur terpanjang yakni Sape-Labuan Bajo yang membutuhkan waktu sedikitnya 7 jam.

Penduduk di Pulau Flores, NTT, sangat bergantung pada pelayaran Labuan Bajo dan Sape yang menjadi jalur utama suplai kebutuhan pokok dari NTB. Kekhawatiran kami tidak kebagian tempat di kapal pupus karena ASDP kini melayani penyeberangan Sape-Labuan Bajo pukul 09.00 dan 16.00 setiap hari.

Memang, bagi penumpang yang tak biasa menumpang kapal laut, ayunan kapal yang ritmis mudah menyebabkan pusing dan mabuk laut. Dari Padang Bai ke Lembar, kami berlayar bersama 70 penumpang lain. Kapal berkapasitas 500 penumpang ini pun terasa sepi. Hiburan karaoke dangdut koplo yang disetel dengan volume penuh menemani perjalanan kami.

Sebagian penumpang memanfaatkan waktu 4 jam pelayaran untuk beristirahat dengan menyewa kasur seharga Rp 35.000. Ada juga yang tidur di sofa atau menonton film dari dua televisi plasma ukuran 42 inci.

"Kalau sudah mulai pusing, kami jalan-jalan keliling kapal atau tidur sekalian," kata Ngakan Putu Megantara (27), warga Bali yang hendak berlibur ke Lombok bersama dua rekannya.

Sebelum gelap, Putu mengajak kami menuju anjungan kapal untuk menikmati sore. Sayangnya, mendung menutupi matahari sehingga rona jingga sore yang kami tunggu tak muncul.(mhf/bay/otw/ham)

Editor : I Made Asdhiana


23.42 | 0 komentar | Read More

Menjajal \"Modul Lensa Android-iPhone\" Besutan Sony

Sony Smart Lens DSC-QX10

JAKARTA, KOMPAS.com - Perangkat Smart Lens DSC-QX100 dan QX-10 dari Sony terbilang unik. Keduanya memungkinkan pengguna smartphone mengambil foto berkualitas tinggi tanpa perlu beralih menggunakan kamera digital sungguhan.

Seperti apa persisnya konsep yang ditawarkan serta bagaimana cara menggunakan QX100 dan QX10? Kompas Tekno berkesempatan menjajal kedua perangkat tersebut yang turut hadir dalam acara peluncuran Sony Xperia Z1 di Jakarta, Rabu (2/10/2013). Berikut ulasan singkatnya.

Desain unik

Duet modul "upgade lensa smartphone" ini sebenarnya merupakan kamera utuh, lengkap dengan lensa zoom, sensor, chip pemroses gambar, baterai, bahkan slot kartu memori micro-sd sendiri.

Yang absen hanyalah LCD untuk keperluan membidik foto. Sebagai gantinya, dipakailah layar smartphone. QX100 dan QX10 bisa dipasang di tubuh ponsel pintar dan dikendalikan dari display perangkat tersebut.

Penjepit smartphone pada bagian belakang DSC-QX100

Caranya, cukup dengan meregangkan salah satu dari dua "kait" di bagian belakang, seperti pada gambar di atas. Nah, kedua kait inilah yang akan "menggenggam" bagian samping smartphone untuk menahan QX100 atau QX10 dalam posisinya di sisi belakang.

Metode ini memungkinkan QX100 dan QX10 dipasang di berbagai jenis perangkat Android dan iPhone. Saat dicoba, modul lensa masih bisa terpasang pada Samsung Galaxy S4 dan Sony Xperia Z1 yang masing-masing memiliki bentang layar 5 inci.

Smart Lens DSC-QX100 terpasang pada punggung Samsung Galaxy S4

Baik QX100 maupun QX10 pun kompatibel dengan perangkat-perangkat iPhone dan Android di luar merk Sony. Untuk menyambungkan smartphone ke dua lensa pintar tersebut, pengguna cukup mengunduh aplikasi Sony Play Memories dari Google Play atau App Store.

Cara menyambungkannya juga mudah, hanya dengan menyalakan modul lensa dan menjalankan Play Memories. Aplikasi tersebut kemudian akan mendeteksi dan menyambungkan smartphone dengan modul lensa melalui koneksi direct WiFi secara otomatis dan menampilkan layar pengendali di display ponsel.

Apabila ponsel pintar yang bersangkutan memiliki fitur NFC, cara menyambungkannya bahkan lebih mudah lagi. Cukup dengan menempelkan bagian NFC pada smartphone dengan modul lensa (ditandai dengan logo NFC), aplikasi Play Memories pun akan meluncur dan menyambungkan kedua perangkat tanpa campur tangan  lebih jauh dari pengguna.

Sendiri atau berdua

Antarmuka jendela bidik DSC-QX100 melalui aplikasi Play Memories di ponsel Android (Sony Xperia Z1)

Antarmuka jendela bidik DSC-QX100 melalui aplikasi Play Memories di ponsel Android (Sony Xperia Z1)

Begitu tersambung, maka layar smartphone akan menampilkan jendela bidik QX100 atau QX10. Gambar di layar mewakili apa yang sedang dilihat oleh modul lensa. Kendali bisa dilakukan lewat smartphone, mulai dari melakukan zoom, mengubah exposure mode, exposure compensation, nilai aperture, white balance, hingga aspect ratio. Mode "Program" dan "Aperture Priority" disediakan, tapi tak ada pilihan manual.

Karena menggunakan WiFi sebagai media penghubung, kedua alat ini pun bisa dikendalikan dari jarak jauh alias tidak harus tertempel ke smartphone. Sony pun tak lupa melengkapi QX100 dan QX10 dengan lubang mounting tripod sehingga kedua alat ini bisa didudukkan di penyangga berkaki tiga itu.

Sony Smart Lens bisa dipasang di tripod, diletakkan di berbagai tempat lain, atau digenggam dengan sebelah tangan. Kendali dilakukan lewat smartphone dari kejauhan

Cara ini disebut Marketing Manager Sony Mobile Communications Indonesia Ika Paramita bisa mempermudah proses pengambilan gambar sekaligus membuka banyak peluang kreatif untuk menjepret foto.

Pengguna, misalnya, bisa menempatkan modul lensa di lantai, tempat tinggi, atau bahkan ruangan terpisah dan membidik serta mengambil gambar lewat smartphone. Bisa pula melakukan foto diri dengan lebih mudah karena hasil framing gambar terlihat jelas lewat smartphone di tangan, sementara modul kamera ditempatkan menghadap ke arah pengguna di sisi berseberangan.

Karena memiliki slot kartu memori sendiri, QX100 dan QX10 mempu menyimpan foto secara independen. Pengguna bisa memilih untuk merekam hasil bidikan di memori smartphone dan modul lensa ini, atau hanya salah satunya.

Sony Smart Lens DSC-QX100

Kedua modul lensa pintar dari Sony ini turut menyediakan tombol shutter release dan tuas zoom di bodi lensa

Apabila diinginkan, QX100 dan QX10 juga bisa digunakan secara mandiri karena menyediakan tombol shutter untuk menjepret foto dan tuas untuk zoom. Pengguna sebenarnya bahkan tak memerlukan smartphone sama sekali untuk memakai kedua perangkat ini.

Tapi, ya itu tadi, framing tak bisa dilakukan tanpa layar pembidik,  dalam hal ini peranannya notabene dipegang oleh smartphone yang tersambung ke QX100 atau QX10. Jadi, meskipun kedua perangkat bisa mengambil foto tanpa smartphone, hasi jepretannya kemungkinan besar akan berantakan.

Tak praktis

Kualitas hasil tengkapan gambar kedua modul lensa cukup menjanjikan, terutama QX100 yang menggunakan sensor serupa dengan kamera saku premium Sony RX100. Dari pengamatan sekilas Kompas Tekno, jepretan kedua kamera ini boleh dibilang lebih berkualitas dibandingkan smartphone apapun yang ada di pasaran sekarang.

Peningkatan kualitas gambar jelas terasa. Belum lagi manfaat kemampuan zoom optis yang ditawarkan kedua modul lensa. Hal yang satu ini mustahil diterapkan pada smartphone tanpa membuat ukurannya membengkak, macam yang terjadi pada Galaxy S4 Zoom atau Galaxy Camera.

Sayangnya, baik QX100 maupun QX10 memiliki satu kelemahan besar, yaitu sangat tidak praktis dibandingkan hanya mengandalkan kamera smartphone untuk menjepret foto.

Memang, koneksi dengan smartphone relatif mudah dilakukan Akan tetapi, saat menggunakan NFC sekalipun, prosesnya terbilang sangat lama, bisa mencapai belasan detik sebelum modul lensa siap dipakai.

Dalam jangka waktu tersebut, pengguna sebenarnya sudah bisa menarik kamera "sungguhan" dari saku atau tas, menjepret foto, kemudian menaruhnya kembali. Memakai QX100 atau QX10 untuk mengambil gambar secara spontan rasanya hampir mustahil.

Proses koneksi perlu diulang tiap kali akan menyambungkan kedua perangkat ini ke smartphone sehingga terasa merepotkan. Ini menjadi kelemahan utama QX100 dan QX10 dalam skenario penggunaan dengan ponsel pintar. Bukankah daya tarik utama fotografi dengan gadget mobile terletak pada kepraktisan smartphone?

Modul lensa pintar sony memiliki baterai internal yang bisa di-charge melalui port micro-USB

Kendala lain adalah dua perangkat ini memiliki baterainya sendiri sehingga perlu di-charge dan dimonitor secara terpisah dari smartphone. Proses pembidikan dan penyimpanan gambar sendiri akan menguras baterai ponsel, antara lain karena mentransfer data lewat jalur WiFi.

Di sisi lain, kualitas tangkapan foto dan fitur zoomQX100 dan QX10 mungkin terlihat menarik untuk sebagian pengguna yang tidak keberatan dengan cara pemakaian kedua modul lensa ini.

QX100 dipersenjatai sensor 20 megapixel yang sama seperti kamera saku Sony RX 100 dan lensa zoom "Carl Zeiss" 28-100mm (ekuivalen 35mm) f/1.8-4.9. Sementara, QX10 memiliki sensor 18 megapixel 1/2,3 inci yang dipasangkan dengan lensa zoom 25-250mm (ekuivalen 35mm) f/3.3-5.9.

Berdasarkan informasi dari pihak Sony, Smart Lens DSC-QX100 dan QX10 akan diluncurkan pada kuartal ke-4 2013, sekitar bulan November.


23.42 | 0 komentar | Read More

Mentan Suswono Akui Pernah ke Rumah Bunda Putri di Pondok Indah

Written By bopuluh on Rabu, 02 Oktober 2013 | 23.42


JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertanian Suswono mengaku pernah menyambangi rumah Bunda Putri di Pondok Indah, Jakarta Selatan. Suswono datang ketika dirinya baru saja pulang dari luar kota. Hal itu diungkapkan Suswono saat bersaksi di sidang kasus dugaan suap pengaturan kuota impor daging sapi dan pencucian uang dengan terdakwa mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq, Kamis (3/10/2013), di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta.

"Pernah enggak sodara ke rumah Bunda Putri sampai larut malam?" tanya hakim anggota Nawawi Pomolango.

"Pernah. Di Pondok Indah," jawab Suswono.

Menurut Suswono, kedatangannya itu untuk meengklarifikasi seseorang yang ingin berkenalan dengannya. Orang tersebut mengaku adik Wakil Presiden Boediono. Suswono hanya ingin memastikan sosok tersebut kepada Bunda Putri. Sebab, dirinya teringat pernah bertemu orang tersebut bersama Bunda Putri dalam pertemuan di Kalimantan.

Suswono juga terus dicecar siapa nama asli Bunda Putri. Namun, Suswono mengaku hanya mengetahui wanita tersebut dengan nama Bunda Putri.

"Ya, dia pelaku usaha. Saya tidak tahu persis. Saya tahunya Bunda Putri," terang Suswono.

Bunda Putri adalah seorang pengusaha dan pemilik pabrik pupuk di Kalimantan Barat. Menurut informasi yang beredar di internal Komisi IV DPR, Bunda Putri merupakan istri Hasanuddin Ibrahim alias Odeng yang saat ini menjabat sebagai Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian.

Sebelumnya, terkait dengan kabar Bunda Putri adalah istri dari anak buahnya, Suswono tak mau buka suara. Ia hanya kembali mengulang bahwa Bunda Putri pernah hadir dalam acara PKK yang dihadiri para istri pejabat. Acara PKK dalam rangka hari keluarga nasional itu, ungkap Suswono, juga dihadiri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Nama Bunda Putri pertama kali muncul ketika jaksa penuntut umum KPK memutar rekaman pembicaraan antara mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, Ridwan Hakim, dan Bunda Putri dalam sidang kasus dugaan suap pengaturan kuota impor daging sapi dengan terdakwa Ahmad Fathanah di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (29/8/2013).

Menurut Ridwan, Bunda Putri adalah mentor bisnisnya. Dalam rekaman perbincangan pada Januari 2013 itu, Luthfi menyebut Bunda Putri adalah seseorang yang mengondisikan para pengambil keputusan. Awalnya pembicaraan antara Luthfi dan Ridwan melalui telepon.

"Tadi malam menteri di sini (rumah). Sampai jam 1 pagi katanya. Pernyataannya, kan hari Jumat. Malam Jumatnya dia di sini. Sambil ngomongin rapat," kata Ridwan kepada Luthfi.

"Kalau gitu gini aja, nanti kita coba dua arah. Siapa yang terbaiknya, Widhi-nya yang kita pegang 100 persen, biar satu komando," jawab Luthfi.

Ridwan kemudian menyerahkan teleponnya kepada Bunda Putri untuk berbicara dengan Luthfi. Tidak jelas persoalan perbincangan antara Luthfi dan Bunda Putri. Di tengah-tengah perbincangan, Luthfi menyebut ada seseorang yang menjadi pengambil keputusan.

"Bukan, maksud saya, dia kan decision maker. Bunda kan mengondisikan para decision maker. Kerjaan lebih berat mengondisikan pada decision maker daripada yang pengambil keputusan sendiri, hahaha," ujar Luthfi seperti dalam rekaman tersebut.

Dalam kasus ini, Luthfi didakwa melakukan tindak pidana korupsi dan pencucian uang terkait rekomendasi kuota impor daging sapi kepada Kementerian Pertanian. Dia dan Ahmad Fathanah diduga menerima uang dari PT Indoguna Utama senilai Rp 1,3 miliar. Selaku anggota DPR sekaligus Presiden PKS, Luthfi didakwa memengaruhi pejabat Kementan agar menerbitkan rekomendasi kuota impor 8.000 ton untuk PT Indoguna Utama. Luthfi juga didakwa menyamarkan harta kekayaannya yang berasal dari hasil tindak pidana korupsi.

Editor : Inggried Dwi Wedhaswary


23.42 | 0 komentar | Read More

Lewati Raul, Giggs Bikin Rekor di Liga Champions

DONETSK, KOMPAS.com - Pemain senior Manchester United (MU), Ryan Giggs, membuat rekor di arena Liga Champions. Giggs berhasil menjadi pemain yang paling banyak tampil di ajang tertinggi antarklub Eropa itu saat tampil melawan Shakhtar Donetsk, di Stadion Donbass Arena, Rabu (2/10/2013).

Giggs dimainkan untuk menggantikan Marouane Fellaini pada menit ke-66. Pada laga tersebut, MU bermain imbang 1-1 melawan wakil Ukraina itu.

Meski bermain hanya sekitar 23 menit, Giggs sukses melewati catatan rekor milik legenda hidup Real Madrid, Raul Gonzalez. Giggs kini sudah bermain 145 kali di Liga Champions (termasuk babak kualifikasi). Sementara, Raul hanya tampil sebanyak 144 kali.

Rekor penampilan terbanyak di Liga Champions (termasuk babak kualifikasi):

1. Ryan Giggs - 145 penampilan
2. Raul Gonzalez - 144 penampilan
3. Paolo Maldini - 140 penampilan
4. Xavi Hernandez - 139 penampilan
5. Clarence Seedorf - 131 penampilan
6. Iker Casillas - 131 penampilan


23.42 | 0 komentar | Read More

Dua Ponsel Milik Holly Angela Diselidiki

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi masih mengidentifikasi data dalam dua buah telepon seluler (ponsel) milik Holly Angela Hayu Winanti (37), yang dianiaya hingga meninggal dunia di kamar apartemennya di Lantai 9, Tower Ebony, Apartemen Kalibata City, Senin (30/9/2013) malam. Dua ponsel itu disita polisi dari kamar apartemen Holly sesaat setelah ia ditemukan kritis karena dianiaya dan akhirnya tewas. Hingga kini polisi masih mencari identitas pelaku pembunuhan Holly. Pelaku yang disebut Mr X itu diduga adalah pria yang jatuh di lantai dasar apartemen di bawah kamar Holly. Polisi berharap ada rekaman percakapan atau pesan di dalam dua ponsel Holly tentang kasus itu.

"Dua ponsel masih diidentifikasi. Semoga ada percakapan penting yang kami temukan terkait kasus ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Rikwanto, Kamis (3/10/2013) di Mapolda Metro Jaya.

Menurut Rikwanto, selain dua ponsel, polisi juga menyita sebuah besi sepanjang 50 sentimeter berlumuran darah serta sarung tangan berdarah di kamar apartemen Holly. Besi itu diduga digunakan pelaku untuk menganiaya korban dan sarung tangan diduga dipakai pelaku.

Rikwanto menyebutkan, kondisi fisik Holly mengalami banyak luka di punggung dan kepala. Semuanya diduga akibat pukulan benda tumpul dengan besi yang ditemukan. "Di lokasi sedang dicari padanannya. Apakah besi itu dari dalam apartemen atau dibawa dari luar," ujarnya.

Saat kejadian, Holly sempat berteriak minta tolong dengan menelepon ibu angkatnya. Ibu angkat inilah yang mengabarkan kondisi Holly ke tiga rekan Holly, yang langsung datang menuju apartemen bersama petugas keamanan apartemen.

Petugas keamanan apartemen kemudian mendobrak pintu kamar apartemen Holly yang dikunci. Saat itu, mereka menemukan Holly dalam kondisi kritis dan langsung dilarikan ke RS Tria Dipa, Pancoran, Jakarta Selatan. Namun, Holly mengembuskan napas terakhir di perjalanan.

"Pintu terkunci dari dalam. Anak kuncinya kami temukan ada di bufet kamar apartemen," kata Rikwanto.

Editor : Laksono Hari Wiwoho


23.42 | 0 komentar | Read More

Pilkada Kota Tangerang Terancam Diulang

Written By bopuluh on Selasa, 01 Oktober 2013 | 23.42

Calon Wali Kota Tangerang Abdul Syukur bersama istri, Fajrah Hayati dan seorang anaknya, saat akan menggunakan hak pilihnya di TPS 4, Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Sabtu (31/8/2013) | Alsadad Rudi

JAKARTA, KOMPAS.com- Pemilihan Wali Kota Tangerang terancam iulang secara menyeluruh. Hal tersebut terjadi setelah Mahkamah Konstiusi (MK) memutuskan adanya verifikasi dan tes ulang terhadap calon peserta pemilihan umum Kota Tangerang kemarin.

Dalam putusan sela, Selasa (1/10/2013), MK memerintahkan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Banten melakukan verifikasi ulang terhadap pasangan nomor urut satu Harry Mulya Zein-Iskandar dan tes kesehatan terhadap pasangan nomor urut empat Ahmad Marju Kodri-Gatot Suprijanto.

Koordinator Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi (Sigma) Said Salahudin mengatakan, putusan sela tersebut mirip dengan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Kabupaten Morawali Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu.

"Ada sejumlah calon, kemudian pemenang keduanya menggugat KPU dengan alasan salah satu calon tidak memenuhi syarat kesehatan karena dianggap stres. Atas putusan MK, keluar putusan sela memerintahkan KPU Morowali melakukan PSU (pemilihan suara ulang) tanpa menyertakan pasangan tersebut," ujar Sahid kepada Warta Kota, Rabu (2/10/2013).

Terkait putusan sela pemilihan wali kota dan wakil wali kota Tangerang tersebut, pasangan pemenang Arief-Sachrudin kemungkinan bisa tetap lolos jika dalam verifikasi pendukung partai dan tes kesehatan tidak ada masalah. Namun, kata Sahid, bila ditemukan dua pasangan calon tersebut memang bermasalah, maka pilkada harus diulang. "Proses pemilukada tidak demokratis karena menyertakan orang tidak memenuhi syarat," ujar Sahid.

MK memerintahkan KPU Banten melakukan verifikasi ulang pengusulan partai politik terhadap pasangan calon nomor urut satu, Harry Mulya Zein-Iskandar, serta memeriksa kesehatan pasangan calon nomor urut empat, Ahmad Marju Kodri-Gatot Suprijanto. MK menyatakan KPU Banten telah mengabaikan syarat dukungan partai politik terhadap pasangan calon Ahmad-Gatot karena ternyata pasangan calon nomor urut empat itu ditetapkan diusulkan oleh Partai Hanura. Sebelumnya, Partai Hanura telah menetapkan pengusulan pasangan calon nomor urut satu, Harry Mulya-Iskandar.

Berdasarkan rapat pleno penghitungan suara tingkat KPU, pasangan Arief-Sachrudin memperoleh suara terbanyak 340.810 suara. Pasangan Harry Mulya Zein-Iskandar meraih 45.627 suara, Abdul Syukur-Hilmi Fuad meraih 187.003 suara, Deddy Gumelar-Suratno Abu Bakar 121.375 suara, dan pasangan Ahmad Marju Kodri-Gatot Suprijanto memperoleh 15.060 suara. MK memutuskan untuk menunda penetapan rekapitulasi penghitungan suara yang memenangkan Arief-Sachrudin tersebut.

Sumber : Warta Kota

Editor : Laksono Hari Wiwoho


23.42 | 0 komentar | Read More

Dahlan: TDL Bukan Domain Saya


JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan menegaskan, kenaikan tarif dasar listrik (TDL) bukan merupakan wewenangnya.  Hal ini disampaikan Dahlan menanggapi keberatan pengusaha terhadap kenaikan TDL yang menyebabkan turunnya daya saing mereka.

"Saya minta maaf ya, TDL itu bukan domain saya, itu dibicarakan antara pemerintah dan DPR, bukan urusan Menteri BUMN," kata Dahlan di kantor Balaikota Jakarta, Rabu (2/10/2013).

Sebelumnya,  Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengeluhkan kenaikan TDL dapat memperburuk daya saing produk mereka terhadap produk asing. Ketua Umum Apindo, Sofjan Wanandi, Selasa (1/10/2013) berpendapat kenaikan TDL lebih tepat dikenakan pada konsumen rumah tangga. "Jangan industri yang mensubsidi rumah tangga yang jumlahnya 40 juta," kata dia di kantor Kementerian Perdagangan, kemarin.

Menurutnya, kenaikan 10-15 persen sepanjang tahun ini cukup memukul kalangan atau pelaku industri.

Sebagai formasi, pemerintah kembali menaikkan TDL rata-rata 4,3 persen mulai Oktober ini. Sehingga terhitung dari 1 Januari 2013, pemerintah memberlakukan kenaikan TDL 15 persen, kecuali bagi golongan pelanggan berdaya rendah 450 volt ampere (VA) dan 900 VA.

Sementara itu, 4 golongan konsumen yang dicabut subsidi listriknya yakni kelompok rumah tangga berdaya 6.600 VA ke atas, golongan pelangan bisnis dengan daya 6.600 VA-200 kilovolt ampere (KVA) dan kelompok pelanggan bisnis dengan daya di atas 200 KVA. Gedung-gedung pemerintahan dengan daya 6.600 VA - 200 KVA juga termasuk yang dicabut subsidi listriknya.

Editor : Erlangga Djumena


23.42 | 0 komentar | Read More

Disuntik Dana Segar, PT Jakpro Beli Palyja Rp 650 Miliar


JAKARTA, KOMPAS.com - DPRD DKI telah mengesahkan APBD Perubahan DKI 2013 sebesar Rp 50,1 triliun. Di dalam APBD Perubahan itu, telah disetujui sebesar Rp 750 miliar untuk penyertaan modal pemerintah (PMP) PT Jakarta Propertindo.

Direktur Utama PT Jakpro Budi Karya Sumadi mengatakan PMP itu akan digunakan untuk membeli 49 persen saham PAM Lyonaise Jaya (Palyja) dari Astratel dan Water Treatment Plan (WTP) di Kanal Banjir Barat (KBB).

"Jadi, Rp 650 miliar untuk pembelian saham Palyja dan Rp 100 miliar sisanya untuk WTP di Kanal Banjir Barat," kata Budi Karya, di Balaikota Jakarta, Rabu (2/10/2013).

Saat ini, kata dia, pengambil alihan saham Palyja sudah sampai pada tahap due diligence dengan Astratel. Ia menargetkan, pada Desember 2013 mendatang, Palyja telah dieksekusi oleh Jakpro.

Menurut Budi Karya, pihak Astratel sudah menyetujui penjualan saham Palyja. Akuisi saham Palyja itu dilaksanakan dengan konsep business to business (B to B). Pada proses due diligence, dilakukan kajian dari sisi financial, seperti apakah masih ada utang yang tertinggal atau tidak. Kemudian kajian dari kewajiban, legal, dan teknis, seperti kebocoran dari instalasi air tersebut.

Pelaksanaan due diligence itu agar nilai yang kita beli dapat sesuai dengan barang yang didapatkan. Setelah pengkajian due diligence selesai, baru akan didapatkan harga pembelian Palyja oleh Jakpro.

"Kira-kira enggak sampai angka Rp 2 triliun. Mungkin Rp 1,2 triliun," kata Budi Karya.

Ia berharap melalui pembelian saham Palyja itu, masyarakat atau pengguna air tidak lagi kesulitan dalam mendapat pasokan air bersih. Sementara untuk program WTP di Kanal Banjir Barat, saat ini, PT Jakpro sedang melakukan riset dan studi. Tahun depan, baru akan membangun proyek yang bekerjasama dengan PD PAM Jaya.

WTP merupakan sebuah upaya melakukan suplai air bersih dengan menggunakan air permukaan dari Kanal Banjir Barat. Dengan pelaksanaan WTP itu, akan mengetahui apakah air baku itu masih berkualitas bagus dan dapat menghasilkan air bersih atau tidak. Ia menargetkan, dapat menghasilkan sebanyak 50 ribu meter kubik perharinya. Jumlah itu merupakan sepuluh kali angka yang dihasilkan oleh PT Pembangunan Jaya Ancol.

Editor : Ana Shofiana Syatiri


23.42 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger