Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Mesir Dituntut Blokir Semua Situs Porno

Written By bopuluh on Sabtu, 10 November 2012 | 22.42

KOMPAS.com - Seorang Jaksa Penuntut Umum dari Mesir, Abdel Maguid Mahmoud, menuntut pemerintah Mesir untuk memblokir semua situs web internet berkonten porno.

Pemerintah diminta "untuk mengambil tindakan tegas memblokir setiap gambar porno atau adegan, yang bisa merusak moral dan tidak sesuai dengan nilai tradisi orang Mesir," ujar Mahmoud, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (7/11/2012).

Mahmoud mengatakan, tuntutannya itu merupakan langkah lanjutan dari putusan sebuah pengadilan pada 2009 lalu, yang memerintahkan untuk memblokir situs web porno. Namun, pemerintah Mesir nampak setengah hati mengeksekusi perintah tersebut.

Pada September 2012, Menteri Telekomunikasi Mesir Hany Mahmoud mengatakan, ada kesulitan teknis dalam memblokir situs porno. Ia berpendapat, pemerintah harus bekerja meningkatkan kesadaran masyarakat agar terhindar dari pornografi.

Situs porno secara rutin diblokir oleh negara Timur Tengah dan negara Teluk Arab. Di Indonesia sendiri, Kementerian Komunikasi dan Informatika terus menambah pemblokiran situs web berkonten negatif, antara lain pornografi, perjudian, penghasutan bermotif SARA, program jahat, pencurian, serta penipuan transaksi online.

Pada pertengahan tahun 2012, Menkominfo Tifatul Sembiring pernah mengatakan, sudah ada sekitar 1 juta situs berkonten negatif yang diblokir. Hampir seluruhnya berasal dari luar negeri.


22.42 | 0 komentar | Read More

Warga Marunda: Mana Ambulans Kami, Pak Jokowi

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam kunjungan mendadak di Rusunawa Marunda pada Jumat (26/10/2012) malam beberapa waktu lalu, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengecek sejumlah kesiapan dan fasilitas di Rusun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Ketika hendak pulang, seorang warga kemudian menghampiri dan meminta Gubernur menyediakan perangkat ambulans bagi warga di sana.

Saat itu, Gubernur pun menyanggupinya. Lalu bagaimana realiasasinya?

Jakaria, dari Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Kelurahan Marunda menyatakan, Rusun Marunda pada Cluster A dan B memang tidak memiliki unit ambulans. Hal itu, kata dia, yang membuat warga kesulitan jika di antara mereka ada yang sakit dan perlu dibawa ke rumah sakit atau puskemas. Sebab, Rusun Marunda jaraknya cukup jauh dari rumah sakit atau puskesmas terdekat.

"Kesulitannya kalau ada yang sakit warga mesti pakai ojek, atau kalau ada yang meninggal, makanya jauh juga (dibawa). Kalau enggak warga paling minjam mobil tetangga," kata Jakaria, saat ditemui KOMPAS.com di Rusun Marunda, Minggu (11/11/2012).

Hal senada diungkapkan seorang sekuriti jaga di Cluster A Rusun Marunda. Menurutnya, warga biasanya memakai mobil milik Ketua RW 10 apabila ada yang sedang sakit dan membutuhkan kendaraan untuk dibawa berobat.

"Sebenarnya kalau di sini sangat perlu sekali kalau ambulans. Cuma karena enggak ada, ya biasanya pake mobil Pak RW 10. Puskeling sih ada, cuma ambulans-nya belum ada," ujarnya.

Dari pengamatan KOMPAS.com, Puskeling yang ada berupa Pos Yandu, dan lokasinya terletak pada lantai dasar Cluster A Rusun Marunda. Menurut keterangan beberapa petugas jaga di pos jaga Cluster A, kegiatan operasional pada Pos Yandu yang tersedia di sana hanya beroperasi dua sampai tiga kali saja dalam seminggu.

Kepala Unit Pengelola Rusun Wilayah I Dinas Perumahan dan Gedung Pemda Provinsi DKI Jakarta Kusnindar yang dihubungi pun mengakui ambulans yang diminta warga belum tersedia.

"Saat ini belum terealisasi, tetapi kemarin saya sudah lapor dan sudah saya rapatkan, mungkin tahun 2013. Karena warga ini minta disediakan puskesmas sama ambulans. Ini juga sudah saya sampaikan ke Dinas Kesehatan, sudah saya surati," kata Kusnindar melalui telepon selulernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dien Emmawati, melalui pesan singkatnya mengungkapkan hal berbeda. Ia mengatakan, sudah ada mobil ambulans yang diberikan di wilayah Marunda.

"Kalau enggak salah Puskeling Pesisir Pantai/Marunda sudah dapat ambulans dari Menpera," ujar Dien.

Namun, tak satupun warga ataupun petugas sekuriti di sana tahu saat ditanya mengenai lokasi Puskeling Pesisir Pantai, atau di Marunda seperti yang dimaksud.

Saat ini, Joko Widodo juga tengah menggalakkan upaya program kesehatan bagi masyarakat Jakarta. Upaya ini dilakukan dengan membagi-bagikan Kartu Sehat yang diperuntukkan bagi semua lapisan masyarakat yang memiliki KTP DKI Jakarta.

Berita terkait lainnya dapat diikuti di topik: 100 HARI JOKOWI-BASUKI.

Editor :

Ana Shofiana Syatiri


22.42 | 0 komentar | Read More

Pensiunan Pastur Gigit Kuping Pastur

Percekcokan

Pensiunan Pastur Gigit Kuping Pastur

Penulis : L Sastra Wijaya | Minggu, 11 November 2012 | 13:44 WIB

PERTH, KOMPAS.com -- Pastur ini barangkali sudah lupa dengan kutipan dari Kitab Suci untuk memberikan pipi kananmu ketika pipi kirimu ditampar. Seorang pensiunan pastur Katolik berusia 80 tahun menggigit hingga putus kuping seorang pensiunan pastur lainnya ketika mereka berseteru soal tempat parkir di unit tempat mereka tinggal di Perth, Australia. Keributan terjadi Jumat (9/11/2012) sore di kompleks perumahan Dianella, yang mengakomodasi para pastur yang sudah pensiun.

Berita ini menjadi salah satu berita utama di hampir seluruh media utama Australia. Pastur Thomas Henry Byrne muncul di pengadilan dengan tuduhan melakukan tindakan penganiayaan berat terhadap tetangganya, Pastur Thomas Joseph Cameron Smith, 81 tahun.

Menurut polisi, setelah keributan, Pastur Byrne meminta Pastur Smith untuk mengambil sesuatu yang terjatuh di tanah. Setelah Pastur Smith kembali ke dalam unitnya, dia baru menyadari bahwa sesuatu yang dikantonginya tersebut adalah telinga kanannya.

Menurut laporan koresponden Kompas di Australia, L Sastra Wijaya, Pastur Smith kemudian membungkus telinga itu dengan kain, dan mengunjungi Pusat Kesehatan Dianella dimana staf di sana memanggil ambulans dan menelpon polisi. Pastur Smith sekarang masih berada di rumah sakit setelah menjalani operasi memasang kembali kuping kanannya.

Ketika muncul di pengadilan East Perth, Sabtu (10/11/2012) pagi, di seputar mata Pastur Byrne tampak kehitaman bekas pukulan. Menurut polisi, Pastur Bryne tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya, namun dia khawatir kalau Pastur dibebaskan dengan jaminan. "Mereka tinggal di dalam kompleks perumahan yang sama, dan sama-sama dibiayai oleh Gereja Katolik," kata polisi yang menghendaki Pastur Byrne ditahan.

Magistrate Greg Benn akhirnya menerapkan kondisi jaminan bagi Pastur Byrne, untuk tidak berada sekitar 10 meter dari Pastur Smith, tidak bertindak mengancam ataupun berusaha berkomunikasi dengannya. Dia dibebaskan untuk muncul lagi di pengadilan pada 7 Desember untuk bisa mencari bantuan hukum.


22.42 | 0 komentar | Read More

Kelas Maya, Interaksi Guru-Murid dari Seluruh Nusantara

Written By bopuluh on Jumat, 09 November 2012 | 22.42

Kelas Maya, Interaksi Guru-Murid dari Seluruh Nusantara

Penulis : Riana Afifah | Sabtu, 10 November 2012 | 13:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Jika selama ini anak-anak hanya belajar di kelas dengan guru sekolah yang setiap hari bertemu, maka sekarang anak-anak baik dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dapat memperluas wawasan dengan mengikuti kelas dari guru yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia melalui program Kelas Maya.

Nah jika penasaran dengan Kelas Maya, silakan berkunjung ke belajar.kemdiknas.go.id. Melalui situs ini, anak-anak dapat memilih sendiri jenjang dan kelas sesuai dengan yang sedang dijalaninya. Selanjutnya, anak-anak akan diminta untuk melakukan login untuk identifikasi.

Setelah berhasil masuk, anak-anak tinggal memilih Kelas Maya berdasarkan mata pelajaran dan tingkatan semesternya. Nanti akan muncul bahan dan guru dari berbagai daerah yang dapat dipilih langsung oleh para siswa ini.

Namun satu guru biasanya dibatasi hanya dapat menampung tidak lebih dari 30 siswa agar pembelajarannya dapat dilakukan secara efektif. Untuk jadwal pengajarannya, anak-anak dapat melihat langsung dari status yang dituliskan oleh guru tersebut akan online jam berapa.

Anak-anak juga akan diminta untuk berdiskusi dengan teman-teman yang bergabung dalam Kelas Maya dari guru pilihannya. Tidak hanya itu, ada tugas semacam pekerjaan rumah yang juga harus dikerjakan nantinya untuk kemudian dibahas bersama.

Jika biasanya melalui portal Rumah Belajar anak-anak atau guru hanya mengunduh bahan ajar saja, maka di Kelas Maya ini anak-anak diminta untuk aktif dan menyelesaikan masing-masing bab dengan teratur. Dengan demikian, anak tersebut memiliki kewajiban untuk merampungkan bab tersebut baru bisa berpindah ke bab berikutnya.

"Nanti ada tugas di tiap bab. Itu harus dikerjakan dan nanti dilihat sudah bisa pindah bab atau belum. Jika belum maka anak tersebut tidak bisa mengakses bab berikutnya," jelas Kepala Pusat Teknologi dan Komunikasi Kemdikbud, Ari Santoso.

Format Kelas Maya sendiri dibuat dengan metode teleconference sehingga anak-anak dapat leluasa berinteraksi dengan guru sekaligus melakukan tanya jawab. Sementara antar sesama siswa, anak-anak ini difasilitasi dengan format chatting untuk berdiskusi.

Kelas Maya yang baru saja diluncurkan pada Jumat (9/11/2012) ini dilakukan sebagai langkah mengatasi kurangnya tenaga pendidik di daerah-daerah tertentu sekaligus membiasakan anak-anak dan guru dengan sarana Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam dunia pendidikan.

Editor :

Caroline Damanik


22.42 | 0 komentar | Read More

Jokowi: Yang Kaya Juga Bisa, Asal Nggak Malu

Jokowi: Yang Kaya Juga Bisa, Asal Nggak Malu

Penulis : Indra Akuntono | Sabtu, 10 November 2012 | 13:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kartu Jakarta Sehat telah resmi diluncurkan. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo secara langsung membagikan kartu itu pada warga di Kelurahan Pedemangan Timur, Jakarta Pusat, Sabtu (10/11/2012). Di hari peluncuran, para warga sangat antusias menunggu giliran mendapatkan kartu sekaligus dijadikan momen langka bertemu gubernurnya.

Semuanya dapat. Kalau mau yang kaya juga bisa, asal nggak malu.

Jokowi menjamin bahwa seluruh warga Ibu Kota akan memeroleh kartu sehat. Tapi di sisi lain ia sempat melontarkan sindiran bahwa kartu ini dikhususkan untuk warga Jakarta yang berasal dari golongan ekonomi lemah. "Semuanya dapat. Kalau mau yang kaya juga bisa, asal nggak malu," kata Jokowi saat memberikan kartu sehat pada warga Kelurahan Pademangan Timur, Jakarta Pusat.

Sindiran mantan Walikota Solo itu bukan tanpa alasan. Pasalnya bila ditilik dari pemanfaatannya, kartu sehat memang hanya untuk warga miskin. Karena logikanya tak ada orang mampu yang ingin berobat ke puskesmas atau dirujuk untuk rawat inap di rumah sakit kelas tiga.

Sampai akhir tahun 2012, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberikan 3.000 kartu sehat. Selanjutnya akan diberikan secara bertahap sesuai angka yang ditargetkan, yakni 4,7 juta warga Jakarta.

Dengan kartu ini, seluruh warga DKI dimungkinkan berobat gratis di semua puskesmas di Jakarta, dan bebas biaya rawat inap kelas tiga di 88 rumah sakit yang menyepakati kerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. Warga dapat mendaftarkan diri melalui puskesmas dengan membawa KTP dan kartu keluarga untuk mendapatkan kartu sehat ini.


22.42 | 0 komentar | Read More

Nadine Zamira Ajak Warga Main ke Taman Kota

JAKARTA, KOMPAS.com --

Miss Indonesia Earth 2009 Nadine Zamira Sjarief (28) ternyata masih berkutat dalam berbagai kegiatan pelestarian lingkungan hidup.

Akhir pekan lalu, Nadine berada di Taman Langsat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Di ruang terbuka hijau di tengah kota itu, Nadine sebagai Manajer Kampanye HiddenPark memandu langkah awal mengaktifkan kembali taman-taman kota.

"Ini sebuah kampanye publik kreatif untuk pengaktifan taman kota Jakarta melalui instalasi seni tematik dan kegiatan lain yang bersifat menghibur, tetapi edukatif. Diharapkan, masyarakat akan tertarik untuk datang ke taman kota," kata Nadine.

HiddenPark diprakarsai bersama oleh Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian Pekerjaan Umum, komunitas-komunitas ataupun aktivis pencinta lingkungan, dan konsultan komunikasi lingkungan LeafPlus tempat Nadine tercatat sebagai salah satu pendirinya sejak 2010.

"Capek tapi asyik banget," kata Nadine yang harus mondar-mandir beramah-tamah dengan tamu-tamu penting, seperti Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto. Dia harus memastikan sedikitnya 25 instalasi seni tetap terpasang dengan baik dan indah di sudut-sudut Taman Langsat.

"Ayo semua main ke taman kota. Kalau banyak yang menikmati dan peduli, taman bakal terawat. Baik untuk kita, baik untuk lingkungan," kata Nadine. (NEL)


22.42 | 0 komentar | Read More

Produksi Esemka, Perusahaan Bermitra dengan 33 SMK

Written By bopuluh on Kamis, 08 November 2012 | 22.42

SOLO, KOMPAS.com - Menjelang peluncuran resmi mobil Esemka jenis SUV Rajawali dan pikap Bima Esemka yang keduanya berkapasitas 1.500cc, PT. Solo Manufaktur Kreasi (SMK) menepis anggapan melakukan eksploitasi siswa SMK untuk memproduksi mobil.

Bantahan tersebut disampaikan Joko Sutrisno, Manajer Pengendali Produksi PT. SMK. Menurut Joko, munculnya anggapan eksploitasi karena kesalahpahaman konsep kerja dari perusahaan. Menurutnya, PT. SMK bermitra dengan kurang lebih 33 SMK dan beberapa UKM (usaha kecil dan menengah) yang tersebar di Indonesia.

Dalam kemitraan tersebut dijelaskan bahwa sekolah fokus pada persiapan sumber daya manusianya, dan PT. SMK menyediakan fasilitas peralatan praktik dan program pelatihannya. Diharapkan, saat mereka lulus sudah mendapatkan pelatihan dan siap untuk bekerja.

"33 SMK dan beberapa UKM adalah mitra dan jangan disalahtafsirkan siswa SMK yang memproduksi, namun PT Solo Manufaktur bertanggung jawab penuh untuk memproduksi. Dan dalam kemitraan tersebut, PT memberikan fasilitas untuk praktik. Apabila sudah lulus, siswa sudah siap kerja dan tangguh, sehingga konsepnya SMK sebagai tempat pelatihan menghasilkan SDM yang siap pakai, lalu PT akan menyiapkan alat praketnya. Jadi jangan ada kesalahpahaman bahwa SMK memproduksi mobil," kata Joko Sutrisno kepada Kompas.com, Jumat (9/11/2012).

Joko menambahkan, hubungan industri dan sekolah SMK sangat erat. Industri tidak bisa berdiri sendiri tanpa SMK, dan begitu juga sebaliknya, SMK tidak bisa berdiri sendiri tanpa dunia industri.

Oleh karena itu, kata Joko, pihaknya akan bermitra dengan SMK untuk penyiapan tenaga mekanik. Mereka pun bisa tersedia untuk PT. Solo Manufaktur atau industri yang lain.

Senada dengan Joko Sutrisno, Direktur Pengembangan dan Pelayanan STP, Gampang Sarwono, menyebutkan, keterlibatan siswa SMK dalam proses produksi mobil bukanlah ekspolitasi. Justru hal tersebut merupakan pembelajaran untuk siswa menghadapi dunia kerja.

"Apabila semuanya diserahkan ke industri, kapan anak-anak kita akan belajar membuat mobil sendiri. Jadi fokusnya adalah pembelajaran, bukan eksploitasi. Kemitraan dengan UKM, justru bisa membantu siswa lebih mudah untuk belajar," tandas Gampang.


22.42 | 0 komentar | Read More

Ingin Beli Permen, Bocah Kuras Tabungan Orangtua

Ingin Beli Permen, Bocah Kuras Tabungan Orangtua

Jumat, 9 November 2012 | 13:43 WIB

KIEV, KOMPAS.com - Anak-anak membeli permen itu sudah biasa. Namun, seorang anak membelanjakan uang sebesar 4.000 dollar AS atau lebih dari Rp 36 juta, itu baru luar biasa.

Seorang bocah laki-laki berusia sembilan tahun membelanjakan uang lebih dari Rp 36 juta itu hanya demi membeli permen. Menurut kantor berita RIA Novosti, anak asal kota Konotop itu mencuri uang simpanan orangtuanya yang disembunyikan di bawah sofa.

"Hilangnya uang ini pertama kali diketahui oleh ayah bocah itu, seorang pekerja yang baru pulang ke rumah. Dia kemudian membuka sofanya dan melihat tempat itu kosong," kata seorang petugas polisi.

Orangtua si bocah tentu saja panik bukan kepalang, karena uang itu adalah simpanan seumur hidup mereka. Kedua orangtua si bocah memilih menyimpan uang dalam bentu dollar AS dan euro ketimbang dalam bentuk uang lokal.

Untuk menukar uang tersebut, si bocah mengajak seorang dewasa -yang dikabarkan menderita kelainan mental. Sejauh ini tak diketahui bagaimana kelanjutan kisah si bocah itu.

Yang jelas, orangtua bocah nakal ini harus mengkhawatirkan hal lain ketimbang hilangnya uang mereka. Sebuah studi yang digelar pada 2009 dan melibatkan 17.000 anak-anak menunjukkan bahwa 69 persen anak-anak yang memakan terlalu banyak makanan manis memiliki kemungkinan besar melakukan kekerasan dan ditangkap polisi saat dewasa.

Pelajaran lain dari kisah ini adalah jangan menyimpan uang di bawah sofa dan tempat lain yang bisa dijangkau anak-anak.


22.42 | 0 komentar | Read More

iPad Mini Layar Retina Meluncur 2013


KOMPAS.com - Sejak Apple mengumumkan keberadaan iPad Mini, banyak orang jatuh hati karena tablet tersebut hadir dalam ukuran yang lebih kecil, yaitu 7,9 inci.

Namun tak sedikit pula yang kecewa karena iPad Mini belum dibekali teknologi layar kinclong Retina Display.

Kekecewaan konsumen itu nampaknya akan dibayar Apple pada produk iPad Mini generasi kedua. Menurut situs web DoNews dari China, Apple dikabarkan telah menyiapkan komponen agar iPad Mini bisa dibekali Retina Display. Kerapatan pixel iPad Mini versi ini adalah 324 ppi (pixel per inch).

Jadi, bagi yang berminat membeli iPad Mini dan memerlukan tampilan layar yang sangat baik, bisa menunda rencana tersebut. Namun, iPad Mini generasi kedua ini rencananya baru meluncur pada 2013.

Hampir semua produk perangkat mobile Apple telah dibekali Retina Display, yang membuat layarnya tampak lebih tajam dan jernih dibandingkan produk kompetitor. Apple membuat teknologi ini untuk memberi pengalaman berbeda bagi para konsumennya

Sayangnya, Apple tidak membekali teknologi ini pada iPad Mini. Kepadatan pixel iPad Mini saat ini hanya 163ppi, kalah dengan Asus Google Nexus 7 yang memiliki kepadatan pixel 216ppi.


22.42 | 0 komentar | Read More

Dari Bali Ahmadinejad Kritik Pemilu AS

Written By bopuluh on Rabu, 07 November 2012 | 22.42

Bali Democracy Forum

Dari Bali Ahmadinejad Kritik Pemilu AS

Kamis, 8 November 2012 | 13:43 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com - Hari pertama Bali Democracy Forum, Kamis (8/11/2012), sudah diwarnai pernyataan keras Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad.

Hanya sehari setelah Barack Obama terpilih kembali menjadi presiden AS untuk masa jabatan kedua, Ahmadinejad menjuluki pemilu AS sebagai "medan tempur para kapitalis".

"Sebuah pemilu, sebagai salah satu cara manifestasi keinginan rakyat, telah menjadi medan tempur para kapitalis. Sebuah pembenaran untuk pengeluaran uang yang sangat besar," kata Ahmadinejad yang tidak berkomentar langsung soal terpilihnya kembali Obama.

Selain mengkritik pemilu AS, Ahmadinejad juga mengkritik negara-negara yang menganggap diri mereka sebagai pejuang demokrasi.

Para analis ekonomi di AS memperkirakan pemilihan presiden yang baru saja berakhir menghabiskan biaya sebesar 6 miliar dollar atau sekitar Rp 57,6 triliun. Sehingga pemilu presiden AS 2012 dianggap sebagai pemilu termahal sepanjang sejarah AS.

"Mereka tetap saja mereka melanjutkan perbudakan, kolonialisme dan kekerasan terhadap umat manusia," lanjut Ahmadinejad.

Ahmadinejad, yang terpilih kembali dalam pemilihan umum 2009 yang banyak dituding penuh kecurangan, untuk pertama kalinya hadir dalam ajang Bali Democracy Forum yang sudah lima kali digelar ini.

Namun, sejumlah kalangan menilai, Teheran menggunakan ajang ini sebagai cara untuk keluar dari isolasi yang diberlakukan kepada Iran terkait program nuklirnya yang oleh sejumlah negara dianggap mengancam perdamaian dunia.


22.42 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger